KPU BANGKALAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAN PENETAPAN DPTHP-2 TINGKAT KABUPATEN UNTUK PEMILU 2019

KPU BANGKALAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan menggelar rapat pleno rekapitulasi dan penetapan daftar pemilih tetap hasil perbaikan kedua (DPTHP-2) pada Pemilu 2019 Senin (12/11/2018). Hasilnya, ada 2.857 pemilih yang dicoret.

Ketua KPU Bangkalan Fauzan Ja’far mengatakan, penetapan DPTHP-2 ini berdasarkan surat edaran dan perintah KPU RI terkait DPT demi menjamin hak konstitusi warga negara.

Rapat Pleno tersebut dihadiri Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bangkalan, Polri, TNI, dan bakesbangpol. Pihak partai politik (parpol) dan panitia pemilihan kecamatan (PPK) juga hadir.

Ketua KPU Bangkalan Fauzan Jakfar mengutarakan, penetapan DPTHP-2 berdasarkan surat edaran dan perintah KPU RI terkait DPT demi menjamin hak konstitusi warga negara.

“KPU berkomitmen terkait dengan daftar pemilih bahwa tidak satu pun warga negara hak konstitusinya terlewati akibat tidak terdaftar di DPT. KPU walaupun sudah melakukan perbaikan DPTHP 1 , KPU terus diperintahkan untuk melakukan update,” jelas Fauzan.

Ia menyatakan bahwa penetapakan DPTHP-2 ini juga sesuai dengan program KPU, yaitu melindungi hak pilih. “Ini bagian komitmen penyelenggara pemilu, sehingga DPT yang saya sajikan adalah DPT yang insya Allah menghadirkan data mendekati 100 persen. Setelah DPTHP-2 masih ada daftar pemilih tambahan dan khusus,” ungkapnya

Adapun rincian DPTHP-2 adalah sebanyak 421.183 pemilih laki-laki. Sedangkan perempuan sebanyak 447.332. “Totalnya sebanyak 868.515,” rinci Fauzan Ja’far.

Fauzan menyampaikan, ribuan pemilih yang dicoret itu di antaranya karena pemilih meninggal, pemilih ganda, pemilih ke luar Bangkalan dan tercatat sebagai Polri dan TNI. ”Langsung kami coret. Maka dari itu, antara DPTHP-1 dan DPTHP-2 berkurang cukup banyak, hampir 3 ribu,” tandasnya.